Manajemen Lion Air masih …..???

Ini adalah peristiwa yang agak menjengkelkan dan kurang professional yang saya alami, berkaitan dengan managemen yang ada di perusahaan penerbangan swasta nasional Lion Air.

Kebetulan tanggal 26 Mei 2009 yang akan datang,  saya diundang oleh Panitia “Science and Technology Festival 2009“,  Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai pemateri dalam kegiatan Worskhop “Guru Go Blog : Pemanfaatan Teknologi Blog dalam Meningkatkan Mutu Pengajaran Guru“, melalui kerjasama dengan Penerbit Elexmedia Komputindo, panitia berkeinginan menghadirkan penulis buku Guru Go Blog sebagai pemateri, dan Alhamdulillah saya anggap ini sebagai sebuah kepercayaan dari masyarakat terhadap karya tulis saya yang diterbitkan oleh Elexmedia pada Oktober 2008 yang lalu.

Pada tanggal 23 Mei 2009 jam 10.00 WIB, saya dihubungi oleh Sdr. Aldy, Panitia Penyelenggara tentang konfirmasi tiket perjalanan saya dari Padang – Jakarta sudah dibooking dan dibayar oleh Panitia di cabang Lion Air Bandung, sehingga saya sudah dapat mengambil tiket tersebut di perwakilan Lion Air di Padang. Kebetulan karena ada kegiatan mengajar, maka saya baru punya kesempatan mengambil tiket tersebut sorenya jam 17.30 di Bandara Internasional Minang Kabau tempat perwakilan Lion Air Padang. Namun apa yang terjadi ketika saya sampai di sana, jawaban yang saya terima adalah

Pak, status tiket Bapak sudah konform, namun kami belum menerima bukti pembayaran yang di faks-kan oleh perwakilan Lion Air Bandung, sehingga kami tidak bisa mengeluarkan tiket untuk Bapak…coba lagi aja besok…!! “.

Sebuah jawaban yang bagi saya terasa sangat aneh…untuk sebuah perusahaan penerbangan sekelas Lion Air, ternyata mempunyai layanan konsumen seperti ini…?? butuh berapa hari untuk mengirimkan faks dari Bandung ke Padang…?? ditengah hingar bingar kemudahan komunikasi di era teknologi informasi saat ini, masih ada kejadian seperti ini? dan yang bikin kesal lagi dengan enteng dia menjawab “coba lagi aja besok…! Amboi mak…kalo perwakilan Lion AIr itu ada di tengah kota mungkin tidak begitu masalah, tapi ini jarak yang harus saya tempuh adalah 30 Km dari tempat tinggal saya ke Bandara dan pulang pergi 60 Km dan jika harus diulang lagi, maka untuk mengambil sebuah tiket saya mebutuhkan perjalana 120 Km, sebuah perjalanan yang teramat panjang untuk sebuah tiket pesawat yang seharusnya tidak terjadi…..!!! Sementara dengan maskapai lain, dengan sistem elektronik yang mereke miliki, pada saat pembayaran di lakukan (misalnya di Bandung), maka saat itu juga tiket sudah bisa diambil di Padang…..!!!

Sebuah kekecewaan yang luar biasa…dari sebuah maskapai penerbangan Lion Air…!!! Mungkin Lion perlu belajar dari maskapai penerbangan lain dalam memberikan layanan terbaik dan kepuasan bagi pelanggannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: